Buton, (9/6/2026) – Program Kandidat Sarjana Mengabdi (KSM) Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muslim Buton (UMU Buton) kembali menunjukkan dampak positif bagi pengembangan sumber daya manusia di sektor pertanian. Setelah menjalani masa penugasan selama dua bulan di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Lasalimu Selatan, mahasiswa peserta KSM secara resmi ditarik dalam sebuah kegiatan yang dilaksanakan di Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Buton, Selasa (9/6/2026).
Kegiatan penarikan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan apresiasi. Acara tersebut disaksikan langsung oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Buton, Ma’ Mul Djamal, S.P., M.Si., Dekan Fakultas Pertanian dan Peternakan UMU Buton, La Aman Tabia, S.P., M.P., Ketua Program Studi Agroteknologi Peliyarni, S.P., M.P., Ketua Program Studi Peternakan Andi Adzulqarnain, S.Pt., M.Pt., Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Muhammad Yunus Fahimuddin, S.P., M.P., serta Kepala BPP Kecamatan Lasalimu Selatan La Salina, S.P.
Mahasiswa yang ditempatkan di BPP Lasalimu Selatan berasal dari Program Studi Agroteknologi dan Program Studi Peternakan. Selama mengikuti program KSM, mereka terlibat secara langsung dalam berbagai aktivitas penyuluhan pertanian bersama para penyuluh lapangan. Mulai dari pendampingan kelompok tani, kegiatan administrasi penyuluhan, pengumpulan data lapangan, hingga berbagai kegiatan teknis yang menjadi bagian dari tugas dan fungsi penyuluh pertanian.
Kepala BPP Kecamatan Lasalimu Selatan, La Salina, S.P., menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan semangat para mahasiswa selama menjalani kegiatan KSM. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya hadir sebagai peserta magang, tetapi juga menunjukkan antusiasme yang tinggi untuk belajar dan terlibat langsung dalam kegiatan pembangunan pertanian di tingkat lapangan.
“Mahasiswa sangat aktif mengikuti kegiatan penyuluhan dan berbagai aktivitas di lapangan. Mereka memiliki kemauan belajar yang baik serta mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja. Kehadiran mereka memberikan energi positif dan menjadi pengalaman yang baik bagi kami maupun bagi mahasiswa itu sendiri,” ungkapnya.
Melalui keterlibatan langsung bersama penyuluh pertanian, mahasiswa memperoleh pengalaman praktis yang tidak selalu didapatkan di ruang kuliah. Berbagai teori yang selama ini dipelajari dapat diaplikasikan secara nyata dalam mendampingi petani dan memahami kondisi pertanian yang sesungguhnya.
Dosen Pembimbing Lapangan, Muhammad Yunus Fahimuddin, S.P., M.P., menyampaikan terima kasih kepada Dinas Pertanian Kabupaten Buton dan BPP Kecamatan Lasalimu Selatan yang telah menerima dan membimbing mahasiswa selama pelaksanaan KSM. Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi dan instansi pemerintah menjadi bagian penting dalam menyiapkan lulusan yang siap terjun ke dunia kerja dan pembangunan pertanian.
“Kami sangat berterima kasih atas dukungan dan kesempatan yang diberikan kepada mahasiswa kami. Pengalaman lapangan seperti ini sangat penting karena mahasiswa dapat belajar langsung dari para penyuluh dan pelaku pembangunan pertanian. Kami berharap kerja sama yang baik ini dapat terus berlanjut pada masa mendatang,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Buton, Ma’ Mul Djamal, S.P., M.Si. Ia menilai keberadaan mahasiswa KSM memberikan kontribusi positif dalam mendukung berbagai kegiatan penyuluhan di wilayah kerja Dinas Pertanian Kabupaten Buton.
Menurutnya, sektor pertanian membutuhkan generasi muda yang memiliki kompetensi, semangat belajar, dan kesiapan untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah. Oleh karena itu, pihaknya berharap Fakultas Pertanian dan Peternakan UMU Buton dapat terus mengirimkan mahasiswa untuk melaksanakan program KSM maupun magang di berbagai BPP yang berada di bawah naungan Dinas Pertanian Kabupaten Buton.
“Kami sangat terbuka dan berharap ke depan mahasiswa kembali ditempatkan di BPP-BPP yang ada di Kabupaten Buton. Dengan terjun langsung ke lapangan, mereka akan lebih memahami kondisi pertanian masyarakat dan memiliki bekal yang cukup untuk menjadi bagian dari pembangunan pertanian di daerah ini,” katanya.
Sementara itu, Dekan Fakultas Pertanian dan Peternakan UMU Buton, La Aman Tabia, S.P., M.P., menyampaikan bahwa program KSM merupakan salah satu bentuk komitmen fakultas dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki pengalaman lapangan dan kepekaan terhadap kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan KSM di BPP Kecamatan Lasalimu Selatan menjadi bukti bahwa sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah mampu memberikan manfaat bagi semua pihak. Mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang berharga, sementara instansi mitra mendapatkan dukungan sumber daya manusia yang dapat membantu pelaksanaan program-program pembangunan pertanian.
Melalui kerja sama yang terus diperkuat antara Fakultas Pertanian dan Peternakan UMU Buton, Dinas Pertanian Kabupaten Buton, dan Balai Penyuluhan Pertanian, diharapkan semakin banyak generasi muda yang tertarik untuk menekuni bidang pertanian. Di tengah berbagai tantangan sektor pertanian saat ini, kehadiran sumber daya manusia yang terampil, inovatif, dan memiliki pengalaman lapangan menjadi kunci dalam mewujudkan pertanian yang maju, mandiri, dan berkelanjutan di Kabupaten Buton dan Sulawesi Tenggara pada umumnya.
