Program Studi Agribisnis Universitas Muslim Buton Gelar Pelatihan Hilirisasi Tomat Menjadi Saus dan Selai untuk Mahasiswa

Program Studi Agribisnis Universitas Muslim Buton Gelar Pelatihan Hilirisasi Tomat Menjadi Saus dan Selai untuk Mahasiswa

FAPERTA – UMU BUTON. Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muslim Buton melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berupa Pelatihan Hilirisasi Komoditas Tomat menjadi Produk Saus dan Selai bagi mahasiswa Program Studi Agribisnis.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa dalam mengolah hasil pertanian menjadi produk bernilai tambah sekaligus memperkuat kapasitas kewirausahaan di bidang agribisnis. Bahan baku tomat yang digunakan dalam pelatihan diperoleh dari petani lokal di Kelurahan Kaisabu Baru, Kecamatan Sorawolio, Kota Baubau sebagai bentuk dukungan terhadap pemanfaatan potensi pertanian daerah.

Gambar: Pelatihan Mahasiswa Hilirisasi Tomat Menjadi Saus Tomat dan Selei
Gambar: Pelatihan Mahasiswa Hilirisasi Tomat Menjadi Saus Tomat dan Selei

Ketua Tim PKM, Muhamad Iksan, S.P., M.P., menyampaikan bahwa hilirisasi komoditas pertanian merupakan langkah penting dalam meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk lokal. “Melalui pelatihan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis mengenai hilirisasi pertanian, tetapi juga mendapatkan pengalaman praktik dalam mengolah tomat menjadi saus dan selai yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi. Kami berharap kegiatan ini dapat mendorong lahirnya inovasi dan jiwa kewirausahaan mahasiswa berbasis potensi lokal,” ujarnya.

Ketua Program Studi Agribisnis, Haerunianti, S.P., M.P., menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan kompetensi mahasiswa melalui pembelajaran yang terintegrasi dengan kebutuhan masyarakat dan dunia usaha. “Penguasaan teknologi pengolahan hasil pertanian sangat penting bagi mahasiswa agribisnis. Melalui pelatihan ini, mahasiswa didorong untuk mampu melihat peluang usaha dari komoditas lokal serta mengembangkan produk yang memiliki nilai tambah dan daya saing di pasar,” katanya.

Dekan Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muslim Buton, La Aman Tabia, S.P., M.P., mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai wujud nyata implementasi tridarma perguruan tinggi. “Kegiatan PKM ini menunjukkan komitmen fakultas dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia yang unggul dan inovatif. Kami berharap mahasiswa dapat memanfaatkan pengetahuan yang diperoleh untuk mengembangkan produk unggulan berbasis komoditas lokal sehingga mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat dan mendukung pembangunan sektor pertanian di daerah,” ungkapnya.

Bagikan:

Scroll to Top