UMU Buton – Rabu (14/10/2026) – Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muslim Buton (UMU Buton) terus memantapkan persiapan menghadapi asesmen lapangan akreditasi Program Studi Agroteknologi yang dijadwalkan berlangsung pada rentang tanggal 9–20 November 2026. Sebagai langkah konkret, tim akreditasi program studi menggelar rapat pemantapan persiapan pada Rabu (14/10/2026), mulai pukul 08.30 WITA, dengan melibatkan pimpinan fakultas dan seluruh anggota tim akreditasi.
Rapat tersebut juga dihadiri oleh Wakil Rektor I UMU Buton yang merupakan dosen homebase Program Studi Agroteknologi. Kehadiran pimpinan universitas dalam pertemuan ini menjadi bagian dari penguatan koordinasi dan dukungan kelembagaan terhadap upaya peningkatan mutu serta kesiapan program studi dalam menghadapi proses akreditasi.
Pertemuan difokuskan pada pemantapan berbagai aspek teknis dan administratif yang diperlukan menjelang asesmen lapangan. Tim membahas kesiapan dokumen kebijakan, dokumen pendukung, sarana dan prasarana, serta penataan arsip yang harus disesuaikan dengan kriteria dalam Laporan Evaluasi Diri (LED) berdasarkan instrumen Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Ilmu Pertanian (LAM PTIP).
Salah satu poin penting yang menjadi perhatian adalah perlunya persiapan yang matang untuk menghadapi asesmen lapangan, baik apabila dilaksanakan secara luring maupun daring. Oleh karena itu, seluruh unsur pendukung perlu dipastikan siap agar proses asesmen dapat berjalan tertib, efektif, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dalam rapat tersebut, tim juga menekankan pentingnya percepatan pekerjaan teknis, termasuk penjadwalan pencetakan dokumen terbaru, pemeriksaan kelengkapan berkas, serta penataan dan pengarsipan dokumen berdasarkan kriteria yang tercantum dalam LED. Langkah ini diperlukan untuk memastikan bahwa setiap dokumen dapat ditemukan dengan mudah, tersusun secara sistematis, dan mendukung penjelasan mengenai kondisi serta capaian program studi selama proses asesmen berlangsung.
Secara umum, persiapan Program Studi Agroteknologi dinilai telah berjalan dengan baik. Namun, sejumlah pekerjaan teknis masih perlu dirapikan dan dituntaskan agar seluruh komponen pendukung benar-benar siap saat tim asesor melakukan asesmen lapangan. Karena itu, rapat menghasilkan kesepakatan untuk segera memulai pekerjaan teknis pada Kamis (15/10/2026), dengan target seluruh persiapan dapat diselesaikan dalam waktu dua minggu.
Dekan Fakultas Pertanian dan Peternakan UMU Buton bersama seluruh tim akreditasi berkomitmen untuk memastikan setiap tahapan persiapan berjalan sesuai jadwal. Sinergi antara pimpinan fakultas, program studi, tim akreditasi, dan pimpinan universitas menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran proses tersebut.
Persiapan asesmen lapangan ini bukan semata-mata untuk memenuhi kebutuhan administrasi akreditasi, melainkan juga menjadi momentum bagi Program Studi Agroteknologi untuk mengevaluasi dan memperkuat kualitas penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Penataan dokumen, peningkatan kesiapan sarana dan prasarana, serta penguatan koordinasi internal diharapkan dapat mencerminkan komitmen program studi terhadap budaya mutu dan perbaikan berkelanjutan.
Melalui persiapan yang terencana dan kerja sama seluruh pihak, Fakultas Pertanian dan Peternakan UMU Buton optimistis dapat menghadapi asesmen lapangan Program Studi Agroteknologi dengan lebih siap. Upaya ini sekaligus menegaskan komitmen fakultas dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi pertanian dan menghasilkan lulusan yang kompeten, profesional, serta mampu berkontribusi bagi pembangunan sektor pertanian di daerah maupun tingkat nasional.






