UMU Buton, (12/8/2026) – Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muslim Buton (UMU Buton) menggelar rapat koordinasi dalam rangka memastikan kesiapan pelaksanaan Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027. Rapat yang dilaksanakan pada Rabu 12 Agustus 2026 tersebut dihadiri oleh seluruh Ketua Program Studi (Kaprodi), Kepala Unit Penjaminan Mutu (UPM), serta seluruh dosen di lingkungan Fakultas Pertanian dan Peternakan UMU Buton.
Rapat menjadi momentum penting bagi fakultas untuk mengevaluasi kesiapan akademik sekaligus menyusun langkah strategis menghadapi semester baru. Berbagai aspek yang berkaitan dengan penyelenggaraan pembelajaran, sumber daya manusia, administrasi akademik, penjaminan mutu, serta tindak lanjut hasil monitoring dan evaluasi (monev) dibahas secara bersama-sama.
Dalam rapat tersebut, seluruh program studi menyampaikan bahwa persiapan menghadapi Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027 telah berjalan dengan baik. Tidak ditemukan kendala berarti, baik dari sisi kesiapan sumber daya manusia maupun kelengkapan administrasi akademik yang diperlukan untuk mendukung pelaksanaan perkuliahan.
Kesiapan tersebut menjadi modal penting bagi Fakultas Pertanian dan Peternakan UMU Buton untuk mengawali semester baru dengan penyelenggaraan pembelajaran yang lebih tertib, terarah, dan berorientasi pada peningkatan mutu.
Reakreditasi Agroteknologi Terus Dimatangkan
Selain persiapan semester ganjil, rapat juga membahas perkembangan reakreditasi Program Studi Agroteknologi. Berdasarkan hasil evaluasi, secara umum persiapan reakreditasi telah berjalan dengan baik dan hanya terdapat beberapa penyesuaian yang perlu dilakukan, terutama berkaitan dengan dokumen pendukung yang akan diunggah.
Salah satu dokumen yang menjadi perhatian adalah Rencana Pembelajaran Semester (RPS) yang perlu diperbarui sesuai dengan kondisi dan pelaksanaan pembelajaran terkini. Penyesuaian dokumen tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan seluruh dokumen akreditasi yang disiapkan benar-benar relevan, mutakhir, dan sesuai dengan kebutuhan proses reakreditasi.
Fakultas bersama Program Studi Agroteknologi akan terus melakukan penyempurnaan dokumen sebagai bagian dari komitmen untuk memastikan proses reakreditasi dapat dipersiapkan secara optimal.
Hasil Monev Menjadi Dasar Perbaikan Pembelajaran
Rapat juga memberikan perhatian khusus terhadap hasil monitoring dan evaluasi (monev) yang telah dilakukan sebelumnya. Hasil monev tidak hanya dipandang sebagai bahan evaluasi, tetapi juga menjadi dasar dalam menyusun langkah perbaikan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran pada semester berikutnya.
Beberapa aspek yang menjadi perhatian antara lain kehadiran dosen, penyempurnaan RPS, serta peningkatan kualitas pelaksanaan proses pembelajaran. Hasil temuan tersebut akan ditindaklanjuti secara bertahap sehingga perbaikan yang dilakukan tidak berhenti pada tahap evaluasi, tetapi benar-benar diwujudkan dalam praktik penyelenggaraan akademik.
Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya Fakultas Pertanian dan Peternakan UMU Buton dalam membangun budaya mutu yang berkelanjutan. Setiap hasil evaluasi diharapkan mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas pembelajaran dan pencapaian kompetensi mahasiswa.
Dorong Peningkatan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Tidak hanya bidang pendidikan, rapat juga menyoroti pentingnya peningkatan kinerja dosen dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (PKM). Fakultas mendorong agar aktivitas penelitian dan PKM tidak berhenti pada pelaksanaan kegiatan, tetapi dapat menghasilkan luaran yang terukur dan memberikan manfaat lebih luas.
Salah satu target yang menjadi perhatian adalah peningkatan publikasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Hal ini menjadi semakin penting sejalan dengan tuntutan penyelenggaraan pendidikan tinggi dan kebijakan yang mendorong perguruan tinggi untuk memperkuat luaran tridharma.
Dengan demikian, dosen di lingkungan Fakultas Pertanian dan Peternakan UMU Buton diharapkan semakin produktif dalam menghasilkan karya ilmiah, publikasi, serta berbagai bentuk luaran penelitian dan pengabdian yang dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan pembangunan masyarakat, khususnya pada sektor pertanian dan peternakan.
Dekan Fakultas Pertanian dan Peternakan UMU Buton menegaskan bahwa kesiapan semester baru harus berjalan beriringan dengan komitmen untuk melakukan perbaikan secara berkelanjutan. Menurutnya, hasil monev harus menjadi pijakan untuk memperbaiki berbagai aspek yang masih perlu ditingkatkan, baik dalam proses pembelajaran maupun pelaksanaan tridharma perguruan tinggi.
Melalui rapat koordinasi ini, Fakultas Pertanian dan Peternakan UMU Buton kembali meneguhkan komitmennya untuk membangun tata kelola akademik yang semakin baik, memperkuat sistem penjaminan mutu, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta mendorong produktivitas dosen dalam penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Kesiapan seluruh program studi menyambut Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027 sekaligus menjadi momentum bagi Fakultas Pertanian dan Peternakan UMU Buton untuk terus berbenah dan bergerak maju. Dengan sinergi antara pimpinan fakultas, program studi, UPM, dan seluruh dosen, diharapkan peningkatan mutu tidak hanya menjadi target administratif, tetapi menjadi budaya yang melekat dalam setiap pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.






