Program Studi Agribisnis FAPERTA UMU Buton Gelar Rapat Penyelarasan Kurikulum OBE Tahun 2026

Program Studi Agribisnis FAPERTA UMU Buton Gelar Rapat Penyelarasan Kurikulum OBE Tahun 2026

FAPERTA UMU BUTON – Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian dan Peternakan, Universitas Muslim Buton (UMU Buton), menggelar rapat penyelarasan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) pada Rabu, 21 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Fakultas Pertanian dan Peternakan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Program Studi Agribisnis, Haerunianti, S.P., M.P., dan dihadiri oleh seluruh dosen Program Studi Agribisnis.

Rapat ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Program Studi Agribisnis dalam meningkatkan kualitas kurikulum agar selaras dengan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-Dikti), kebutuhan dunia kerja, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta rekomendasi Asosiasi Program Studi Agribisnis Nasional.

Dalam rapat tersebut, sejumlah agenda strategis dibahas secara mendalam, meliputi penyelarasan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), evaluasi kesesuaian CPL dengan profil lulusan, revisi dan penataan struktur mata kuliah berdasarkan pendekatan OBE, penyesuaian distribusi mata kuliah pada setiap semester, pembahasan keterkaitan CPL, CPMK, dan struktur kurikulum, hingga penyesuaian bahan kajian dan mata kuliah sesuai rekomendasi asosiasi program studi.

Pada pembahasan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), seluruh peserta melakukan penelaahan terhadap rumusan CPL agar mampu mencerminkan kompetensi lulusan Agribisnis yang mencakup aspek sikap, pengetahuan, keterampilan umum, dan keterampilan khusus sesuai SN-Dikti. Selain itu, CPL diarahkan agar semakin menonjolkan kemampuan analisis agribisnis, kewirausahaan, pemanfaatan teknologi digital, pembangunan pertanian berkelanjutan, komunikasi profesional, serta kemampuan pemecahan masalah.

Diskusi berlangsung aktif dengan berbagai masukan dari dosen. La Aman Tabia, S.P., M.P. mengusulkan agar CPL lebih menonjolkan kemampuan kewirausahaan agribisnis berbasis teknologi digital. Muhamad Iksan, S.P., M.P. menekankan pentingnya kompetensi analisis data dan pengambilan keputusan sebagai bagian utama CPL. Sementara itu, Hasrin, S.P., M.P. mengusulkan penambahan kompetensi terkait pembangunan pertanian berkelanjutan, sedangkan Kartika, S.P., M.Bisn menyoroti pentingnya kemampuan komunikasi profesional dan kerja sama tim sebagai bekal lulusan menghadapi dunia kerja.

Melalui proses evaluasi, rapat juga menyepakati profil lulusan Program Studi Agribisnis yang akan menjadi arah pengembangan kurikulum, yaitu Agripreneur Digital (Digital Agribusiness Entrepreneur), Manajer Agribisnis, Konsultan dan Analis Agribisnis, Pendamping dan Pemberdaya Masyarakat Agribisnis, Peneliti Muda Agribisnis, serta Pengembang Sistem Agribisnis Digital.

Pada pembahasan struktur kurikulum berbasis OBE, disepakati bahwa mata kuliah yang memiliki substansi serupa akan diintegrasikan untuk menghindari tumpang tindih materi. Penyusunan mata kuliah dilakukan berdasarkan tahapan pembentukan kompetensi mahasiswa, dengan mata kuliah dasar ditempatkan pada semester awal, sedangkan mata kuliah keahlian dan integratif ditempatkan pada semester menengah hingga akhir. Penguatan mata kuliah yang mendukung digitalisasi agribisnis dan kewirausahaan juga menjadi salah satu fokus utama dalam penyempurnaan kurikulum.

Sebagai hasil rapat, seluruh peserta menyetujui penyempurnaan rumusan CPL sesuai pendekatan Outcome-Based Education (OBE), penyelarasan CPL dengan profil lulusan, revisi struktur kurikulum dan susunan mata kuliah, penyesuaian distribusi mata kuliah pada setiap semester, penyusunan matriks keterkaitan CPL, CPMK, Sub-CPMK, bahan kajian, serta penyesuaian bahan kajian dan mata kuliah sesuai rekomendasi Asosiasi Program Studi Agribisnis Nasional.

Selain itu, seluruh dosen pengampu mata kuliah ditugaskan untuk merevisi Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berdasarkan CPL dan CPMK hasil penyempurnaan kurikulum. Hasil rapat ini selanjutnya akan menjadi dasar dalam penyusunan Dokumen Kurikulum Program Studi Agribisnis Tahun 2026 berbasis Outcome-Based Education (OBE).

Pada akhir kegiatan, Ketua Program Studi Agribisnis, Haerunianti, S.P., M.P., menyampaikan apresiasi kepada seluruh dosen atas partisipasi aktif dan berbagai masukan konstruktif selama proses pembahasan. Beliau berharap hasil rapat ini mampu menghasilkan kurikulum yang semakin adaptif, relevan dengan kebutuhan dunia kerja, serta mendukung peningkatan mutu lulusan Program Studi Agribisnis Universitas Muslim Buton.

Rapat ditutup pada pukul 12.15 WITA dengan pembacaan hamdalah bersama sebagai ungkapan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan.

Tags:

Bagikan:

Scroll to Top