You are currently viewing UMU Buton Gagas Temu Bisnis Persatuan Saudagar Kepulauan Buton

UMU Buton Gagas Temu Bisnis Persatuan Saudagar Kepulauan Buton

Oleh : Wa Ode Nurliyani

UMU ONLINE, Baubau : Memasuki usia ke – 4 tahun, Kampus termuda di Kota Baubau Universitas Muslim Buton (UMU) akan menyelenggarakan Temu Bisnis Persatuan  Saudagar Buton (PSB) pertama  dalam balutan UMU Entrepreneur Ekspo 2023.

Kegiatan akbar tersebut merupakan gagasan seluruh civitas akademika lingkup UMU Buton yang akan diselenggarakan pada 27-29 Januari 2023 di pelataran Kampus UMU Buton.

Sesuai agenda, narasumber kegiatan akan melibatkan sejumlah elite antara lain Wali Kota Baubau La Ode Ahmad Monianse, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Tenggara (Sultra) dan sejumlah kepala Perbankan di Kota Baubau.

Temu Bisnis  Saudagar Se-Kepton tersebut  akan menjadi pematik bagi mahasiswa maupun pelaku UMKM mengetahui info bisnis, kewirausahaan hingga akses modal.

Target lainnya,   pasca meninggalkan bangku kuliah mahasiswa dapat mengembangkan diri menjadi pelaku usaha tanpa monoton mengikuti seleksi ASN yang jumlahnya terbatas tak sebanding dengan jumlah alumni kampus di seluruh Nusantara.

Ketua Yayasan UMU Buton Ibrahim Marsela menyebutkan, sejak awal merintis perguruan tinggi, visi terbesarnya adalah menjadikan Kampus UMU Buton sebagai ‘Entrepreneur Univeristy’. Dengan tujuan melahirkan sarjana yang bukan hanya bercita-cita menjadi pegawai negeri, namun sarjana sebagai pelaku ekonomi sebagaimana  program pemerintah melahirkan sejuta wirausaha.

“Kita harapkan Mahasiswa utamanya pelaku UMKM akan mendapatkan informasi terkait akses modal karena ada banyak kepala Bank yang bisa diakses contohnya terkait KUR, akses pemasaran, hingga akses keterampilan,”ungkapnya.

Meskipun UMU Buton lahir ditengah guncangan covid 19, kata Ibrahim,  Upaya mendorongan mahasiswa dituangkan lewat aktivitas kelas inspirasi setiap Kamis dengan menghadirkan sejumlah wisarausaha untuk sharing ilmu tentang dunia usaha seperti digital marketing hingga keterampilan berbahasa asing.

“Kita harapkan Alumni UMU Buton tidak menjadi beban pembangunan baru, sehingga kita kemas proses pembelajarannya sebaik mungkin sehingga pasca kulian mereka menjadi tenaga siap pakai, bukan pekerja perusahaan lain, tetapi mereka sebagai pelaku usaha,”jelasnya.

Target Ketua Yayasan, pertemuan saudagar Kepton pada tahun berikutnya akan melibatkan pengusaha Buton yang sukses di daerah perantuan sebagai motivator bagi mahasiswa khususnya UMU Buton tempat menimba ilmu sekira 800 mahasiswa.

Sejalan dengan itu, Rektor UMU Buton DR. Sudjiton menyebutkan, kegiatan Temu Bisnis akan menjadi bekal bagi mahasiswa untuk mengambil peran dalam pembangunan negeri lewat kewirausahaan. Tiga bekal yang perlu dikantongi mahasiswa seperti kemampuan interpreneur, kemampan berbahasa (Inggris) dan penguasaan tekhnologi.

“Kita inginkan para alumni tidak menjadi beban bangsa  ini, kalau tidak bisa masuk kesempatan kerja minimal buat lapangan kerja sendiri,”jelasnya.

Menurut Doktor Sudjiton, untuk mewujudkan pembangunan interpreneur dalam kampus tiga komponen perlu dilibatkan, mulai dari perbankan dari segi finansial, Pemerintah Daerah serta Pelaku Usaha (UMK) sebagai eksekutor. Ketiganya akan dipertemukan lewat Temu Bisnis Persatuan  Saudagar Kepulauan Buton.

Leave a Reply